Situs Allamungang Batu Di Luyo Simbol Penyatuan Kelompok Kerajaan Pitu Ulunna Salu Dan Pitu Baqbana Binanga

Dua batu ini menjadi saksi dan bukti sejarah lahirnya kesepakatan para leluhur kami di tanah Mandar. Di ikrarkan di wilayah kami yg kami menamainya Litaq Maringinna Balanipa yang sekarang menjadi wilayah kecamatan Luyo, kabupaten Polewali Mandar. Kedua batu ini berbentuk kubus persegi panjang yg satu ukurannya lebih tinggi dan yang satunya lebih pendek menyimbolkan wilayah pegunungan (Wilayah kerajaan Pitu Ulunna Salu ) dan batu yang pendek menunjukkan wilayah pantai (wilayah kerajaan Pitu Baqbana Binanga)

Situs allamungang batu di kec. Luyo kab. Polewali Mandar
Situs allamungang batu di kec. Luyo kab. Polewali Mandar (Foto : Mukhtar Aco)
Menurut cerita leluhur, konon kedua batu tersebut diikat bersama sebagai simbol penyatuan dari kedua wakil delegasi (Londong Dehata yang mewakili Pitu Ulunna Salu dan Tomepayung (Maraqdia Kedua Balanipa) mewakili Pitu Baqbana Binanga ) Berikrar sambil meletakkan kaki mereka di batu tersebut. 

Isi deklarasi tersebut tertuang dalam perjanjian yang terkenal dengan sebutan Assitaliang Allamungang Batu Di Luyo point penting dari perjanjian itu adalah identitas masing-masing wilayah, persatuan melawan musuh dan tekad menyatu sampai akhir kehidupan. Perjanjian tersebut ditutup dengan sebuah epilog bahwa :
"Jangan pernah ada generasi kemudian yang bermimpi untuk menghancurkan perjanjian".(lihat risalah perjanjian).
Ditinjau dari sudut hukum, rupanya nenek moyang orang-orang Mandar lebih dulu mengenal tata cara melakukan perjanjian internasional (Treaty) dan lebih dulu mengenal konsep-konsep demokrasi dan saya menilai sistem republik dan demokrasi sudah tercipta di Mandar 500 tahun silam jauh sebelum Soekarno dan The Founding Father lainnya mengagas konsep tentang Indoenesia.

Kini artefak itu seakan kehilangan rohnya. Dibiarkan tanpa pemeliharaan, dan generasi Sulawesi Barat hari ini masih banyak yang tidak mengenal sejarahnya sendiri.

Kontributor : Mukhtar Aco


2 comments:


Top