, , , ,

    Perahu Sandeq Bintang Timur, adalah perahu Sandeq yang berasal dari daerah pesisir Tanjung Batu Kabupaten Majene, tahun  ini jelang Sandeq Race 2017 dijadwalkan akan turut meramaikan pelaksanaan lomba perahu layar tradisional. Setelah beberapa hari sebelumnya dipersiapkan setiap bagian-bagiannya, hari ini (31 Juli 2017) Bintang Timur diujicoba di pesisir Tanjung Batu. 

    Tampak bagian sobal (layar) yang cukup lebar dan terbuka lebar seolah siap menerima angin untuk membawanya meluncur jadi yang tercepat bersaing dengan perahu-perahu sandeq nelayan lainnya di kampung-kampung nelayan di Sulawesi Barat.

    uji coba perahu sandeq bintang timur sandeq race 2017
    Perahu sandeq Bintang Timur saat dalam uji coba di pesisir Tanjung Batu kab. Majene, Sulawesi Barat (Foto : Arham)
    Bintang Timur pertama kali dilautkan hari ini oleh masyarakat sekitar Tanjung Batu dengan bantuan warga lainnya sekitar 25 an lebih orang turut membantu meluncurkan perahu ini. Ini adalah bagian rutin yang dilakukan sebelum tahapan lomba, menguji coba semua fungsi perahu, terutama pada kestabilan layar, dan bagian-bagian perahu lainnya misalnya baratang, palatto, dan guling. Jika terdapat bagian-bagian yang belum sempurna maka kemudian akan disempurnakan.

    uji coba sandeq bintang timur sandeq race 2017
    Saat perahu sandeq Bintang Timur pertama kali diluncurkan dengan didorong secara gotong royong oleh masyarakat sekitar Tanjung Batu, kab. Majene, Sulawesi Barat (Foto : Arham)
    uji coba sandeq bintang timur sandeq race
    Saat perahu sandeq Bintang Timur pertama kali diluncurkan dengan didorong secara gotong royong oleh masyarakat sekitar Tanjung Batu, kab. Majene, Sulawesi Barat (Foto : Arham)
    Kontributor :
    Foto : Arham
    Teks : Muhammad Tom Andari

    , ,

    Salah satu desa di kecamatan Balanipa yaitu Pambusuang dan sekitarnya memiliki tradisi balapan perahu sandeq mini yang unik, tapi ini sudah ditinggalkan. Namanya sandeq (keccuq) palatto jeqjer (masih eksis di awal 90-an). Palatto atau katirnya menggunakan papan yang menyerupai papan selancar jadi perahu sandeq akan berlari miring atau jeqjer

    Saya masih ingat pada tahun-tahun itu, bapak punya perahu sandeq palatto jeqjer andalan,  tidak ada satu pun pesaing yang mengalahkannya. Jika sudah turun arena, itu sama dengan malapetaka bagi peserta lain. Tidak salah rupanya perahu andalan bapak diberi nama "Abalaq" yang berarti malapetaka. Belakangan "Abalaq" diwariskan pada sepupu yang tinggal di Pulau Sabaru', perahu mini itu dikirim ke sana. Sejak saat itu bapak kembali sibuk membuat perahu sandeq yang sesungguhnya  dan meninggalkan hobi balapan sande'q palatto jeqjer.

    sandeq keccuq
    Replika Sandeq (Foto : Muhammad Yusran Djafar)
    Kiriman : Dahri Dahlan


Top